Cara menentukan apakah seseorang kekurangan yodium atau tidak umumnya dapat dideteksi melalui gejala, tanda, dan pemeriksaan tambahan yang relevan.
Pertama, pasien yang mengalami kekurangan yodium dalam tubuhnya akan mengalami gejala seperti takut dingin, penurunan berat badan, keterbelakangan mental, dan mudah mengantuk. Kedua, tes darah dan biokimia dapat diperiksa. Hal ini karena pasien dengan kekurangan yodium cenderung mengalami anemia normokromik ringan-berat dan peningkatan kolesterol darah.
Selain itu, hal yang paling krusial adalah melakukan pemeriksaan fungsi tiroid, umumnya serum TSH meningkat dan FT4 berkurang merupakan kondisi yang diperlukan untuk diagnosis kekurangan yodium. Ada juga pengukuran yodium urin, yang mengevaluasi status gizi yodium dalam tubuh berdasarkan ekskresi yodium urin, dan yodium urin di bawah 100μg / 24 jam pada anak-anak menunjukkan kekurangan yodium.
Ultrasonografi tiroid terutama digunakan untuk menentukan ukuran kelenjar tiroid, untuk melihat apakah ada pembesaran, nodul, dan status aliran darah tiroid. Pemeriksaan lain termasuk pemeriksaan CT dada dan pemeriksaan tingkat penyerapan yodium, yang sangat membantu dalam menentukan kondisi dan memandu pengobatan.
Bila dicurigai mengalami kekurangan yodium, Anda harus secara aktif berkonsultasi dengan dokter dan mengikuti petunjuk dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.