Seberapa seriuskah paraplegia?

Paraplegia memiliki prognosis yang buruk dan dapat menyebabkan disfungsi gerakan, sensasi, serta buang air kecil dan buang air besar, tetapi prognosisnya dapat diperbaiki dengan pengobatan yang tepat waktu dan efektif.
Paraplegia adalah kelumpuhan yang disebabkan oleh lesi melintang dari perluasan serviks sumsum tulang belakang (vertebra torakalis kedua) ke atas. Pasien lumpuh menderita kehilangan sensasi, fungsi motorik, refleks, dan pada kasus yang parah, fungsi kandung kemih dan fungsi anus juga terganggu, sehingga menimbulkan ancaman serius bagi kehidupan dan kesehatan mereka.
Pasien lumpuh dapat diobati dengan fisioterapi, terapi rehabilitasi dan intervensi psikologis untuk membantu meningkatkan pergerakan sendi atau meningkatkan kekuatan otot sisa dan memperbaiki prognosis mereka.
Disarankan agar pasien berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, menjaga sikap yang baik, menghindari kecemasan dan emosi negatif lainnya, dan secara aktif bekerja sama dengan pengobatan.