Anda tidak boleh minum alkohol setelah mengonsumsi tablet furazolidone. Tablet furazolidone biasanya digunakan dalam pengobatan kondisi seperti disentri, radang usus, kolera, demam tifoid (penyakit yang disebabkan oleh rasa dingin), dan trikomoniasis. Mengkonsumsi tablet furazolidone dapat menimbulkan reaksi yang merugikan seperti mual, muntah, diare, sakit kepala, pusing, demam obat, ruam, asma, tekanan darah rendah, hipoglikemia, anemia, penyakit kuning, neuritis. Perlu diperhatikan bahwa pasien yang alergi terhadap obat ini dilarang menggunakannya. Hindari reaksi seperti disulfiram seperti kemerahan pada kulit, gatal-gatal, demam, sakit kepala, mual, sakit perut, takikardia, peningkatan tekanan darah, sesak dada, lekas marah dan reaksi seperti disulfiram lainnya setelah mengonsumsi tablet furazolidon, dan konsumsi alkohol harus dilarang. Dianjurkan untuk menggunakan tablet furazolidone di bawah bimbingan dokter, bukan pengobatan sendiri secara membabi buta untuk menghindari efek samping.