Nyeri dan nyeri otot demam dapat disebabkan oleh respons inflamasi itu sendiri atau oleh gangguan metabolisme tubuh.
1. Respons inflamasi: Ketika tubuh diserang oleh bakteri patogen seperti bakteri dan virus, tubuh akan bereaksi dengan sistem autoimun dan melepaskan mediator seperti prostaglandin dan leukotrien, sementara pada saat yang sama, permeabilitas dinding pembuluh darah meningkat dan menstimulasi akar saraf tepi, yang menyebabkan gejala nyeri otot.
2. Gangguan metabolisme tubuh: demam karena kenaikan suhu tubuh, laju metabolisme basal tubuh akan meningkat, jaringan otot muncul iskemia sementara, hipoksia, sehingga dari metabolisme aerobik menjadi metabolisme anaerobik, metabolisme anaerobik akan menghasilkan lebih banyak asam laktat, juga akan menimbulkan gejala nyeri otot.
Jika gejala demam dan nyeri otot tidak kunjung sembuh, atau disertai dengan gejala lain, pasien harus segera ke rumah sakit untuk berkonsultasi dengan dokter, dan memberikan pengobatan yang tepat sasaran setelah mengklarifikasi penyebabnya.