Patah tulang rusuk umumnya sembuh dengan sendirinya, dan pengobatan didasarkan pada prinsip-prinsip pengendalian nyeri, fisioterapi paru dan mobilisasi dini, dengan penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid (misalnya ibuprofen) untuk mengatasi nyeri. Berbagai jenis patah tulang rusuk ditangani dengan cara yang sedikit berbeda 1. Patah tulang rusuk tunggal tertutup: gunakan beberapa tali dada atau tali dada elastis untuk mengencangkan dada, yang dapat mengurangi pergerakan tulang rusuk yang patah dan mengurangi rasa sakit. 2. Patah tulang rusuk ganda tertutup: analgesia yang efektif dan manajemen pernapasan adalah prinsip pengobatan utama. (1) Analgesia: Obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) dapat digunakan untuk meredakan gejala nyeri seperti yang diresepkan oleh dokter, obat yang umum digunakan termasuk ibuprofen, indometasin, dll. Namun, dapat menyebabkan perdarahan pada mukosa lambung, dan obat harus disesuaikan oleh dokter tepat waktu setelah terjadinya reaksi yang merugikan. (2) Penanganan pernapasan: berikan hisap dan fisioterapi paru kepada pasien yang mengalami batuk yang lemah dan sekresi yang tertahan di saluran pernapasan. (3) Patah tulang rusuk terbuka: luka pada dinding dada harus dibedah secara menyeluruh, dan jarum Kirschner, bidai judet, kawat baja tahan karat, dan lain-lain digunakan untuk memperbaiki ujung tulang rusuk yang patah. Dianjurkan agar pasien pergi ke rumah sakit tepat waktu, di bawah bimbingan dokter untuk menggunakan obat-obatan dan perawatan terkait.