Sengatan lebah yang membuat tidak bisa bernapas adalah sifat antigenik dari racun lebah yang terdapat dalam campuran protein, kinin, histamin, dan serotonin, racun lebah dapat memicu pelepasan histamin, histamin, 5-hidroksitriptamin, dan alergen lain yang menyebabkan reaksi alergi yang lebih serius. Setelah disengat lebah, tidak hanya akan timbul kemerahan, bengkak, dan nyeri di area lokal sengatan, tetapi juga gejala sistemik seperti kesulitan bernapas dan terengah-engah juga bisa terjadi. Karena adanya bahan kimia terkait alergi dalam racun lebah yang menghasilkan histamin dan 5-hidroksi triptofan, ketika sejumlah besar sengatan lebah telah terjadi dan sejumlah besar zat terkait alergi tersebut terakumulasi, kemungkinan besar akan timbul gejala sistemik yang lebih serius dan bahkan mengancam nyawa, seperti kesulitan bernapas dan terengah-engah. Setelah disengat lebah, segera cabut alat penyengatnya, cuci luka sengatan lebah dengan larutan natrium bikarbonat 5%, air sabun, dll., dan pergilah ke unit gawat darurat rumah sakit tepat waktu untuk menyelamatkan nyawa Anda jika Anda kehabisan napas.