Volume vesikula seminalis dalam tubuh manusia berkisar antara 4 hingga 5 ml, yang umumnya bervariasi dari satu individu ke individu lainnya.
Vesikula seminalis, juga disebut kelenjar vesikula seminalis, secara anatomis adalah sepasang vesikula seperti kantung oval panjang, dengan panjang sekitar 5 cm dan lebar 1,0-2,0 cm, yang terletak di bagian belakang di atas pangkal kelenjar prostat, di sisi lateral juga oblongata vas deferens, dan di antara pangkal kandung kemih dan rektum. Volume total adalah 4-5ml. Namun, ada perbedaan dalam kapasitas penyimpanan vesikula seminalis karena adanya perbedaan individu.
Secara umum, fungsi vesikula seminalis terutama untuk mengeluarkan cairan kental kekuningan alkalifilik yang lemah, yang menyumbang 70% air mani, termasuk fruktosa, berbagai asam amino, fibrinogen, prostaglandin, dan sitrulin, yang memiliki fungsi menutrisi dan mengencerkan sperma. Selain itu, sekresi vesikula seminalis menetralkan asam di dalam vagina dan leher rahim, sehingga menjaga aktivitas spermatozoa di dalam vagina dan rahim.
Oleh karena itu, keberadaan vesikula seminalis sangat penting untuk reproduksi pria dan penting untuk menjaganya.