Fungsi hati terutama meliputi sekresi empedu, partisipasi dalam metabolisme tiga nutrisi utama, detoksifikasi, hematopoiesis, dan koagulasi. 1. Sekresi empedu: berperan serta dalam pencernaan dan penguraian makanan. Sel-sel hati adalah tempat utama untuk mengeluarkan empedu, yang dapat menguraikan dan mencerna lemak dan kolesterol, dan merupakan bagian yang sangat penting dalam proses pencernaan. 2. Berpartisipasi dalam metabolisme tiga nutrisi utama: hati sangat diperlukan untuk metabolisme gula, lipid, dan protein. Hati mengandung berbagai enzim aktif untuk konversi penguraian gula, lemak dan protein. Gula diubah menjadi glikogen hati, yang dapat disimpan di dalam sel hati. 3. Fungsi detoksifikasi: racun metabolik yang diproduksi di dalam tubuh, bahan-bahan beracun dalam makanan yang tertelan dan beberapa obat harus bergantung pada efek detoksifikasi hati; inaktivasi beberapa hormon juga dilakukan di dalam hati. 4. Koagulasi: hati adalah organ penting untuk produksi faktor koagulasi, yang merupakan komponen penting dalam proses pembekuan darah. 5. Fungsi hematopoietik: hati adalah organ penting untuk hematopoiesis selama periode embrio. Ketika terjadi kelainan fungsi hati, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu dan di bawah bimbingan dokter profesional sedini mungkin.