Fruktosa meningkatkan kadar asam urat dalam darah dan pasien dengan asam urat tinggi disarankan untuk menghindari minuman ringan atau jus buah yang kaya fruktosa. Penelitian telah mengkonfirmasi peran konsumsi fruktosa dalam hiperurisemia, yaitu pasien yang mengonsumsi minuman ringan atau jus buah yang kaya fruktosa dapat menunjukkan peningkatan kadar asam urat dalam darah dan peningkatan insiden gout. Langkah pertama dalam metabolisme fruktosa adalah penghilangan molekul fosfat dari ATP untuk menghasilkan ADP, yang berikatan dengan fruktosa untuk membentuk fruktosa-1-fosfat (fosfofruktokinase), dan kemudian ADP diubah menjadi AMP (adenilat kinase), yang dapat terdegradasi menjadi asam urat dalam beberapa langkah. Fruktosa setara dengan kumpulan fosfat karena fosfat yang dilucuti tidak dapat lagi berikatan dengan AMP dan ADP untuk meregenerasi ATP. fosfat dan ATP menghambat jalur degradasi asam urat (menghambat AMP deaminase dan 5-nukleotidase), dan oleh karena itu, senyawa ini dapat meningkatkan pembentukan asam urat saat dikonsumsi. Pasien dengan asam urat yang abnormal harus mengunjungi bagian reumatologi di rumah sakit secara tepat waktu dan menerima perawatan standar di bawah bimbingan dokter.