Dalam kondisi sehat, adalah normal dan fisiologis bagi bayi untuk memiliki laju pernapasan yang lebih cepat daripada orang dewasa. Hal ini karena seiring bertambahnya usia, laju pernapasan mereka menjadi lebih cepat. Sebagai contoh, jika mereka termasuk bayi baru lahir, laju pernapasan bisa mencapai sekitar 40 napas/menit. Dan jika pada usia 1 minggu, laju pernapasan rata-rata sekitar 30 napas/menit. Untuk orang dewasa, laju pernapasan sekitar 20 napas/menit. Jadi semakin muda usianya, semakin cepat laju pernapasannya, yang disebabkan oleh karakteristik usia, dan tidak termasuk dalam keadaan patologis. Oleh karena itu, jika Anda menemukan bahwa laju pernapasan bayi lebih cepat daripada orang dewasa, orang tua tidak boleh menganggapnya sebagai fenomena patologis.