Ada banyak penyebab kaki bengkak, seperti trauma, kehamilan, kekurangan gizi, penyakit kronis, dan faktor pembuluh darah. 1. Trauma: Jika kaki terbentur atau terbentur oleh benda eksternal, dapat menyebabkan kemerahan, bengkak, nyeri, dan gejala lainnya, dan pada kasus yang serius, dapat terjadi patah tulang. 2. Kehamilan: Setelah kehamilan, rahim dapat menekan vena cava inferior, mengakibatkan peningkatan tekanan pada vena cava inferior, yang dapat menyebabkan cairan tubuh merembes keluar dan tertahan di ruang jaringan, sehingga mengakibatkan kaki bengkak. 3. Malnutrisi: Asupan nutrisi yang tidak mencukupi dalam waktu lama dapat menyebabkan kekurangan protein dalam tubuh, yang mengakibatkan berkurangnya albumin dalam plasma, sehingga mengurangi tekanan osmotik yang efektif dan mengakibatkan kaki bengkak dan penurunan berat badan. 4. Penyakit kronis: Jika pasien menderita diabetes, hipertensi dan penyakit lainnya, hal ini dapat menyebabkan retensi natrium karena kerusakan ginjal, sehingga menyebabkan kaki bengkak. 5. Faktor vaskular: jika pasien memiliki penyakit seperti trombosis vena dalam pada tungkai bawah, darah dapat menggumpal secara tidak normal di rongga vena pada tungkai bawah, menghalangi rongga vena, mengakibatkan penyumbatan aliran balik darah vena dan pembengkakan pada kaki. Selain itu, penyakit hati, penyakit jantung dan faktor lainnya juga dapat menyebabkan kaki bengkak, disarankan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk mengetahui penyebab penyakit, dan kemudian mengikuti petunjuk dokter untuk perawatan.