Disfungsi otonom dapat mengonsumsi glutamin, vitamin B1 dan obat saraf bergizi lainnya, tetapi juga dapat mengonsumsi metoprolol, diazepam dan obat lain untuk pengobatan gejala. 1. Glutamin, vitamin B1, metilkobalamin, Epalrestat dan obat lain memiliki efek saraf bergizi, yang dapat meningkatkan fungsi otonom pasien sampai batas tertentu dan meringankan gejalanya. 2. Pengobatan simtomatik: untuk pasien dengan eksitasi simpatik yang tinggi dan kepanikan serta palpitasi yang jelas (detak jantung yang cepat, sering disertai kepanikan), beta-blocker seperti metoprolol, propranolol, dan bisoprolol dapat digunakan sebagai pengobatan simtomatik. Untuk pasien dengan penurunan motilitas gastrointestinal dan gangguan pencernaan akibat disfungsi vagal, mereka dapat diobati dengan obat-obatan seperti tablet doksisiklin, azinomide, dan domperidone. Selain itu, untuk pasien dengan insomnia dan mimpi, mereka dapat mengonsumsi obat-obatan seperti zopiclone, alprazolam, haloperidol melittin, diazepam, dan obat lain untuk pengobatan. Perhatian harus di bawah bimbingan dokter untuk minum obat yang wajar, untuk menghindari penggunaan obat yang tidak sah pada tubuh yang dapat membahayakan.