T: Kapan bayi paling lucu? J: Saat mereka tertidur! Pertama, karena saat bayi tertidur, para ibu akhirnya bisa membebaskan diri; kedua, karena melihat orang sekecil itu, sangat imut dan patuh, dan sering kali bisa melihat bayi dalam “cibiran”, seolah-olah sedang bermimpi indah. Ada juga saat-saat ketika Anda melihat bayi mengerutkan kening, seorang ibu bercanda memanggil bayinya: “Ini adalah mimpi menantu perempuan dirampok? Cemberut.” Ada banyak versi penjelasan rakyat tentang fenomena ini Untuk bayi yang terkekeh, beberapa ibu berpikir bahwa ini adalah bayi yang tidur dengan nyaman; beberapa ibu mengatakan bahwa itu adalah bayi setiap kali minum sebotol susu penuh, tidur hanya akan menunjukkan senyum kepuasan. Ada banyak versi dari fenomena ini dalam cerita rakyat, termasuk “tidur nenek yang mengantuk”, yang dikabarkan sebagai nenek yang sedang melamun yang mengajari bayi untuk mempelajari keterampilannya; beberapa tempat percaya bahwa itu adalah Adipati Zhou yang sedang menceritakan sebuah cerita kepada bayi itu; dan beberapa tempat lain percaya bahwa senyuman bayi yang mengantuk itu disebabkan oleh fakta bahwa bayi itu telah memenangkan pertarungan dengan seekor tikus kecil, dll. Apa pun versi yang kurang lebih sama, ada banyak cara untuk menjelaskannya. Tidak peduli versi mana yang kurang lebih mengandung misteri, kami tidak menghakimi. Benarkah bayi tertawa dan mengerutkan kening saat tidur karena mereka bermimpi? Belum ada penelitian yang menentukan apakah bayi bisa bermimpi, namun mengingat bayi baru saja dilahirkan belum lama ini, kemampuan kognitif, kemampuan berpikir belum berkembang secara matang, dan bahkan mereka belum mengetahui siapa dirinya, sesuai dengan pengalaman bayi yang masih terbatas, pada dasarnya tidak terlalu banyak konten yang bisa diimpikan. Dari sudut pandang fisiologis untuk mengungkapkan mengapa bayi terkekeh saat mereka tidur? Tersenyum sebagian besar bersifat fisiologis dalam 3 bulan pertama kehidupan bayi, ketika tidak ada sistem saraf bayi yang berkembang dengan baik. Siklus tidur bayi terdiri dari dua fase, yaitu tidur non-Rapid Eye Movement (juga dikenal sebagai tidur tenang pada masa bayi) dan Rapid Eye Movement (juga dikenal sebagai tidur aktif pada masa bayi). Bayi berusia 4 hingga 6 bulan mengalami tidur yang terfragmentasi, siklus tidurnya akan terbangun untuk menyusui dan bermain; bayi yang lebih tua akan secara bertahap dan alami menggabungkan siklus tidur mereka di malam hari dan keduanya akan bergantian selama proses tidur. Selama periode tidur aktif, penampilan bayi sangat menarik Ekspresi wajahnya kaya. Misalnya, ibu melihat bayi terkekeh ah; tidur seperti ada sesuatu di pikirannya mengerutkan kening sedikit ah; merasa bayi bermimpi untuk makan tindakan mengisap, dan bahkan mungkin mengeluarkan suara, semuanya dalam tahap kemunculan ini. Aktivitas fisik yang sering. Sebagai contoh, para ibu terkadang melihat bayi mereka menggeliat-geliat (biasanya secara perlahan) ketika mereka tidur; kadang-kadang mereka mungkin melihat bayi mereka tiba-tiba dan langsung bergerak-gerak. Tidur sangat penting bagi pertumbuhan bayi yang sehat: tidur meningkatkan perkembangan dan pertumbuhan fungsi otak; tidur meningkatkan penyimpanan energi otak; tidur meningkatkan fungsi pertumbuhan dan perkembangan; tidur meningkatkan fungsi kekebalan tubuh; tidur meningkatkan perkembangan kognitif; dan tidur meningkatkan pemulihan kekuatan fisik. Jika kebutuhan bayi terpenuhi sebelum tidur, dan bayi hanya tersenyum setelah tertidur, itu berarti bayi sangat nyaman dan aman dalam kondisi ini, meskipun senyum semacam ini tidak memiliki makna sosial. Ketika seorang ibu melihat bayinya bergerak-gerak, janganlah ia menjadi orang pertama yang menggendong bayinya. Amati sekeliling bayi untuk melihat, biasanya bayi akan diam dengan sendirinya. Jika bayi menangis dan rewel, biasanya itu karena kebutuhannya tidak terpenuhi, dan ibu harus memberikan kepuasan yang tepat waktu dan tepat sasaran.