999 dermatofit memiliki dua jenis krim deksametason asetat majemuk dan gel mometason furoat, yang pertama dan krim mometason furoat memiliki perbedaan dalam indikasi, reaksi merugikan, kontraindikasi dan metode lainnya, dan yang terakhir tidak memiliki perbedaan.
1. Indikasi: krim mometason furoat dan gel mometason furoat cocok untuk pengobatan eksim, neurodermatitis, dermatitis atopik, pruritus. Krim deksametason asetat majemuk memiliki cakupan aplikasi yang lebih luas, selain untuk indikasi krim mometason furoat, tetapi juga untuk dermatitis seboroik.
2. Reaksi yang merugikan: reaksi yang merugikan dari krim mometason furoat dan gel mometason furoat lebih jarang terjadi, seperti sensasi terbakar, gatal, dan perih. Krim Deksametason Senyawa Asetat dapat menyebabkan atrofi kulit, dilatasi kapiler, hiperpigmentasi pada penggunaan jangka panjang.
3. Kontraindikasi: alergi terhadap krim mometason furoat dan gel mometason furoat dilarang. Krim Deksametason Senyawa Asetat merupakan kontraindikasi bagi mereka yang memiliki ulserasi, nanah atau eksudasi yang jelas pada area yang terkena dan mereka yang memiliki infeksi virus (herpes, cacar air, dll.).
Krim Deksametason Senyawa Asetat, Gel Mometason Furoat, dan Krim Mometason Furoat harus digunakan di bawah pengawasan ahli kesehatan.