Gejala demam akibat penumpukan makanan biasanya meliputi hilangnya nafsu makan dan demam, dll. Pengobatannya biasanya meliputi solusi oral untuk penumpukan makanan dan penyesuaian struktur diet. Biasanya, penumpukan makanan mengacu pada serangkaian gejala yang disebabkan oleh fungsi pencernaan pasien yang tidak normal, yang mengakibatkan makanan tidak dapat dicerna secara tepat waktu, termasuk perut kembung, sakit perut, dan kehilangan nafsu makan. Perkembangan penyakit ini dapat menyebabkan pasien mengalami demam berkepanjangan, yang biasanya didominasi oleh demam rendah. Tindakan utama untuk mengobati penumpukan makanan biasanya dengan mengonsumsi obat-obatan untuk memperkuat limpa dan membuka perut (dengan memperkuat limpa untuk meningkatkan nafsu makan) untuk membantu pencernaan di bawah pengawasan dokter, seperti Hwa Ji Oral Liquid. Dalam hal pola makan, pasien harus memperhatikan untuk menyesuaikan struktur diet, makan lebih banyak sayuran kaya vitamin, minum lebih banyak air dan lebih banyak berolahraga, dll. Untuk pasien yang mengalami demam akibat penumpukan makanan, disarankan agar pengobatan dilakukan di bawah bimbingan dokter untuk menghindari penggunaan obat secara sembarangan, yang dapat menyebabkan konsekuensi yang merugikan.