Apa yang dimaksud dengan tes MRA?

MRA mengacu pada Magnetic Resonance Angiography, yang dapat digunakan untuk mendiagnosis penyakit saraf, penyakit sistem kardiovaskular, penyakit organ panggul dan perut, dan sebagainya. Angiografi resonansi magnetik menggunakan fenomena resonansi magnetik untuk menunjukkan pembuluh darah lokal dan cabang-cabangnya di bidang pencitraan MR oleh “efek aliran-void” yang dihasilkan oleh darah, untuk menentukan apakah ada penyakit terkait. Keuntungan dari metode ini adalah non-invasif, nyaman, hemat waktu, dan tidak ada kerusakan radiasi. Secara klinis, metode ini dapat digunakan untuk memeriksa penyakit neurologis, seperti stenosis atau oklusi pembuluh darah intrakranial, malformasi pembuluh darah otak, aneurisma intrakranial, dan lain-lain; penyakit kardiovaskular, seperti kardiomiopati, tumor perikardial, dan lain-lain; penyakit panggul dan abdomen, seperti karsinoma hepatoseluler, hemangioma hepatik, kista hepatik, tumor ovarium, tumor rahim, dan lain-lain. Ruang lingkup penerapan pemeriksaan MRA harus dinilai oleh seorang profesional medis.