Disfungsi ereksi dapat disebabkan oleh faktor psikologis, penyakit endokrin, penyakit pembuluh darah, dll. Disfungsi ereksi dapat diperbaiki dengan perawatan umum, pengobatan, fisioterapi dan pembedahan. 1. Perawatan umum: Termasuk penyesuaian gaya hidup, berhenti merokok dan membatasi alkohol, meningkatkan olahraga dalam jumlah sedang, mengendalikan berat badan, diet yang wajar, dan melengkapi asam lemak Omega-3, antioksidan, dan kalsium dalam jumlah sedang, yang dapat meningkatkan fungsi endotel pembuluh darah dan fungsi ereksi. 2. Pengobatan: metode yang paling umum adalah pengobatan oral, termasuk sildenafil, androgen, apomorphine, yohimbine, trazodone, dan sebagainya. 3. Fisioterapi: Jika efeknya kurang baik, dapat juga dikombinasikan dengan fisioterapi, termasuk alat ereksi vakum, terapi gelombang kejut ekstrakorporeal berenergi rendah, terapi injeksi obat vasoaktif gua (opium poppy, Phentolamine, Prostaglandin, dan sebagainya). 4. Pembedahan: Jika pengobatan umum dan obat-obatan tidak efektif, pembedahan dapat dipilih untuk memperbaiki impotensi secara total dengan implantasi penyangga penis. Obat-obatan di atas harus digunakan di bawah bimbingan dokter, dan disarankan agar pasien pergi ke rumah sakit secara teratur tepat waktu untuk mencari pengobatan dan mengupayakan pemulihan dini.