Pemeriksaan empedu, hati, limpa dan pankreas tidak menunjukkan adanya kelainan, hal ini tidak menyingkirkan kemungkinan adanya tukak lambung, tukak lambung perlu dikombinasikan dengan gejala, gastroskopi dan diagnostik lainnya. Tukak lambung adalah kerusakan inflamasi lokal pada mukosa lambung yang disebabkan oleh asam lambung dan pepsin. Tukak lambung biasanya tidak menyerang organ lain, dan tidak adanya kelainan yang signifikan pada organ empedu, hati, pankreas dan limpa bukan berarti tukak lambung tidak ada. Terjadinya tukak lambung memiliki korelasi dengan infeksi Helicobacter pylori dan obat-obatan. Manifestasi klinis yang khas dari tukak lambung meliputi nyeri epigastrium postprandial, refluks asam lambung, distensi abdomen, bersendawa, dan sebagainya. Riwayat pengobatan, seperti obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) seperti ibuprofen dan aspirin, diperlukan untuk diagnosis. Tes yang umum digunakan termasuk tes napas karbon 14 dan gastroskopi, yang dapat mendeteksi infeksi Helicobacter pylori dan pengamatan mikroskopis terhadap perubahan mukosa lambung. Diagnosis penyakit ini perlu dilakukan oleh seorang profesional medis, dan dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter.