Nodul payudara yang berlobulasi menunjukkan bahwa secara klinis, nodul tersebut mungkin merupakan tumor berlobulasi. Tumor lobulasi bukan merupakan nama kualitatif untuk tumor, tetapi diberi nama berdasarkan pola patologis mikroskopis dan diklasifikasikan sebagai jinak, junctional (antara jinak dan ganas), dan ganas. Salah satu karakteristik tumor ini adalah bahwa tumor lobulasi, baik jinak maupun ganas, memiliki potensi kekambuhan lokal. Tumor jinak dan ganas dapat bermetastasis ke organ lain seperti paru-paru, tulang, dan hati, sedangkan metastasis jauh dari tumor jinak lobulasi relatif jarang terjadi. Karena kerentanan tumor lobulasi terhadap kekambuhan lokal, maka reseksi diperpanjang diperlukan setelah diagnosis tumor lobulasi ditegakkan. Untuk kekambuhan lokal pertama dari tumor lobular, dapat dipertimbangkan untuk memperpanjang eksisi secara lokal lagi, tetapi harus dipastikan bahwa ada jarak yang cukup aman, dan jika kambuh lagi, disarankan untuk melakukan mastektomi total. Jadi dapat dikatakan bahwa begitu terjadi kelainan pada payudara, maka perlu dilakukan pemeriksaan medis sedini mungkin untuk diagnosis dini dan pengobatan dini.