Metode pengobatan kejang saraf wajah meliputi injeksi lokal toksin botulinum A, pengobatan dengan obat dan pengobatan bedah. 1. Botulinum toksin A: injeksi lokal saat ini merupakan pilihan pertama untuk pengobatan kejang wajah, yang aman, efektif, sederhana dan mudah diterapkan. Reaksi yang merugikan adalah ptosis kelopak mata jangka pendek, penglihatan kabur, air liur (air liur), dll., yang dapat hilang dalam beberapa hari. 2. Terapi obat: berbagai obat penenang, obat antiepilepsi dapat digunakan, untuk beberapa pasien dapat mengurangi gejala. Seperti karbamazepin, clonazepam, gabapentin, dll., mungkin muncul rasa kantuk, pusing dan gejala tidak nyaman lainnya. 3. Perawatan bedah: Untuk pasien dengan kemanjuran injeksi toksin botulinum A yang buruk, seperti kejang otot wajah yang disebabkan oleh kompresi pembuluh darah, dekompresi mikrovaskuler saraf wajah dapat digunakan, dan neurotomi perifer juga mungkin efektif. Pasien dengan kejang otot wajah disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu dan memilih rencana perawatan yang sesuai di bawah bimbingan dokter.