Bintil-bintil dengan bintik-bintik putih pada anus dapat berupa folikulitis, kudis, eksim perianal, dan sebagainya. 1. Folikulitis: bintik-bintik putih di sekitar anus dapat disebabkan oleh peradangan pada folikel rambut, folikulitis terutama berupa papula merah yang berpusat pada folikel rambut, dan mungkin ada bintil putih di bagian atas, dan komponen cangkangnya membentuk nanah, dan nanah serta darah akan mengalir setelah pecah. 2. Kudis: terutama disebabkan oleh parasit tungau kudis di kulit, terutama dimanifestasikan sebagai papula seukuran kepala peniti. Mungkin terdapat lepuhan kecil di bagian atas, dan mungkin juga terdapat garis-garis putih keabu-abuan atau hitam muda. 3. Eksim perianal: terutama kulit di sekitar anus memiliki jerawat seperti jarum pentul, kadang-kadang bisa menyatu menjadi satu bagian, batasnya sering tidak jelas, jerawat bisa memiliki sedikit sisik putih, sehingga anus dari bintil-bintil dengan bintik-bintik putih juga bisa menjadi eksim perianal. Dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk pemeriksaan terperinci untuk menentukan penyebab penyakit dan melakukan perawatan yang tepat untuk menghindari kejengkelan kondisi.