Polip uretra biasanya berupa semacam pembengkakan yang menggantung dengan permukaan yang halus dan ujung yang tipis, bahkan setipis benang sutra. Dan pada permukaan polip dapat terlihat adanya kongesti, edema, perdarahan dan sebagainya. Pasien juga dapat mengalami gejala seperti hematuria, dispareunia, dan hematuria. Polip uretra, juga dikenal sebagai polip vaskular mukosa uretra, adalah tumor jinak yang terjadi pada uretra. Biasanya melalui pemeriksaan fisik dapat ditemukan pada lubang uretra adanya pembengkakan yang terjumbai, permukaannya halus, ujungnya tipis, atau bahkan setipis benang sutera. Kemacetan, oedema dan perdarahan juga dapat terlihat pada permukaan massa yang menggantung. Pasien disarankan untuk menjalani urinalisis rutin, uretroskopi, dan sistouretrografi selama berkemih. Jika diagnosis polip uretra perlu ditangani sesegera mungkin, biasanya cara penanganan utama adalah dengan eksisi bedah. Jika penanganan tidak tepat waktu, polip dapat berisiko menjadi kanker. Dianjurkan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk konsultasi dan pengobatan aktif.