Infiltrasi dinding dada: Tumor dinding dada umumnya mengacu pada tumor pada jaringan lunak dan rangka dinding dada. Tumor dinding dada dapat dibagi menjadi dua kategori utama: primer dan sekunder. Tumor dinding dada sekunder sebagian besar disebabkan oleh metastasis tumor ganas dari bagian tubuh lain ke jaringan dinding dada, atau infiltrasi langsung tumor ganas pada paru atau pleura yang berdekatan dengan dinding dada. Tumor dinding dada primer relatif jarang terjadi, terhitung sekitar 5-10% dari tumor primer dalam tubuh. 80% di antaranya terjadi pada tulang rusuk, yang sebagian besar jinak, sementara sekitar 20% terjadi pada tulang dada, sedangkan tumor pada tulang dada lebih ganas. Tumor tulang rusuk cenderung terjadi pada dinding dada bagian anterior dan lateral, dan lebih jarang terjadi pada dinding dada bagian posterior. Apa saja metode pencegahan infiltrasi dinding dada? 1, istirahat yang wajar, pasien dapat melakukan aktivitas umum, tetapi istirahat dapat menurunkan laju metabolisme basal dan mengurangi konsumsi oksigen, oleh karena itu, pengaturan istirahat yang wajar diperlukan. 2 . Dorong pasien untuk minum lebih banyak air dan makan lebih banyak makanan kaya vitamin seperti sayuran dan buah-buahan. 3. Berikan makanan berkalori tinggi, berprotein tinggi, bergizi dan mudah dicerna untuk mengisi kembali kalori yang dikonsumsi akibat hiper metabolisme tubuh. Prognosis untuk lesi tingkat tinggi lebih buruk daripada lesi tingkat rendah untuk rhabdomyosarkoma, dan prognosis untuk histiositoma berserat ganas adalah yang terburuk. Tumor pada dinding dada, baik jinak maupun ganas, harus diangkat melalui pembedahan. Tumor metastasis di dinding dada juga harus diangkat melalui pembedahan jika lesi primer telah diangkat. Jika tumor ganas tidak dikecualikan, maka tumor tersebut harus ditangani sebagai tumor ganas. Cacat dinding dada harus diperbaiki saat mengangkat tumor besar untuk mencegah pembentukan abses dada dan pernapasan yang tidak normal. Setelah reseksi tumor ganas, kemoterapi atau terapi radiasi harus dilakukan. Pembedahan diindikasikan untuk tumor jinak dan ganas selama secara fisik memungkinkan. Tujuan perawatan bedah adalah untuk mengangkat lesi untuk mencegah kekambuhan lokal, menjaga integritas dinding dada dan mempertahankan fungsi dinding dada.