Ada banyak hal yang dapat dilakukan dalam pemeriksaan fisik skrining kanker, seperti pemeriksaan penanda tumor, USG, CT, dan pemeriksaan pencitraan lainnya, dan populasi wanita juga dapat menjalani mamografi.
1. Pemeriksaan penanda tumor: ada banyak penanda tumor, seperti alfa-fetoprotein, yang mungkin terkait dengan kanker hati, CA125 dan CA199, yang mungkin terkait dengan tumor saluran cerna, antigen karsinoembrionik, yang mungkin terkait dengan kanker usus besar dan kanker pankreas, serta antigen terkait sel skuamosa (squamous cell associated antigen, SCC), yang mungkin terkait dengan kanker serviks.
2. Pemeriksaan pencitraan: misalnya, USG, CT, PET-CT, dan pemeriksaan lainnya dapat mendeteksi penyakit onkologis dini dan menemukan lesi di dalam tubuh, yang memiliki nilai diagnostik yang baik untuk penyakit onkologis.
3. Program skrining untuk populasi wanita: program ini terutama mencakup pemeriksaan HPV dan pemeriksaan payudara. Pemeriksaan payudara biasanya untuk pencegahan kanker payudara, dan mamografi sering digunakan untuk skrining awal.
Disarankan agar orang yang memiliki masalah harus pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan sesegera mungkin.