Kanker usus besar dapat disebabkan oleh kombinasi faktor genetik, lingkungan, kebiasaan hidup dan pola makan yang tidak tepat, yang berkaitan dengan diet. Kanker usus besar adalah tumor ganas yang umum terjadi pada saluran pencernaan, dan penyebab penyakit ini belum sepenuhnya diketahui. Namun, penelitian menunjukkan bahwa terjadinya kanker usus besar memiliki hubungan tertentu dengan pola makan, termasuk pola makan tinggi lemak, tinggi protein, rendah serat, atau kekurangan elemen dan vitamin. Selain itu, kanker usus besar juga berkaitan dengan faktor genetik dan kebiasaan gaya hidup seperti merokok, obesitas, dan terlalu sedikit berolahraga. Kedua, kanker usus besar juga dapat dikaitkan dengan depresi mental jangka panjang, kolitis ulserativa, penyakit Crohn, dan tumor lainnya. Gejala khas penyakit ini termasuk kekurusan, penurunan berat badan, sakit perut dan kembung. Sebagian besar pasien memiliki prognosis yang baik setelah menjalani pengobatan standar pada tahap awal penyakit ini. Singkatnya, jika pasien terdeteksi menderita kanker usus besar, mereka harus secara aktif bekerja sama dengan dokter untuk menjalani pengobatan dan memperkuat manajemen kehidupan sehari-hari, untuk menghindari penundaan penyakit.