Glukosa darah acak umumnya tidak termasuk glukosa darah puasa. Glukosa darah acak berarti glukosa darah diukur pada waktu yang tidak berhubungan dengan makan, dan darah dapat diambil kapan saja untuk mengukur glukosa darah. Glukosa darah puasa berarti berpuasa semalaman selama minimal 8 jam dan mengukur glukosa darah keesokan paginya sebelum sarapan, sehingga glukosa darah acak umumnya tidak termasuk glukosa darah puasa kecuali jika glukosa darah acak tersebut dites pada saat puasa. Glukosa darah acak orang normal harus kurang dari 11,1 mmol/L. Glukosa darah acak mencerminkan kadar glukosa darah saat ini dan digunakan untuk membantu menentukan apakah ada hipoglikemia atau hiperglikemia saat ini. Kisaran glukosa darah puasa untuk orang normal adalah 3,9-6,1 mmol/L, yang mencerminkan kadar glukosa darah dalam keadaan basal. Gula darah tubuh berfluktuasi sepanjang hari dan berkaitan erat dengan waktu dan pola makan. Glukosa darah perlu dipantau pada waktu yang berbeda dalam sehari untuk mencerminkan kadar glukosa darah secara keseluruhan. Selain glukosa darah acak dan glukosa darah puasa, ada juga glukosa darah sebelum makan, glukosa darah postprandial 2 jam, glukosa darah sebelum tidur, dan glukosa darah malam hari. Setiap waktu pengukuran glukosa darah memiliki arti yang berbeda dan digunakan untuk membantu mendiagnosis dan mengobati penyakit. Pengukuran gula darah perlu dilakukan di bawah bimbingan seorang profesional medis.