Sakit kepala pada lansia dapat merupakan prekursor oklusi vertebrobasilar akut, arteritis serebral, dan meningitis tuberkulosis. 1. Oklusi arteri vertebrobasilar akut: Oklusi arteri vertebrobasilar akut pada pasien usia lanjut dengan suplai darah yang tidak mencukupi ke jaringan otak dapat menjadi pencetus pusing dan sakit kepala. 2. Arteritis serebral: Arteritis serebral adalah sejenis penyempitan dan penyumbatan lumen arteri serebral, iskemia, dan infark jaringan otak di daerah yang memasok darah yang disebabkan oleh faktor-faktor seperti infeksi, obat-obatan, atau reaksi metabolik, dan dapat muncul sebagai prekursor sakit kepala. 3. Meningitis Tuberkulosis: Meningitis Tuberkulosis adalah penyakit radang non-supuratif pada meninges dan selaput tulang belakang yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Ini adalah penyakit radang non-supuratif pada meninges dan selaput tulang belakang yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini memiliki perjalanan yang berbahaya, kronis, atau akut atau subakut, dan pasien mungkin mengalami sakit kepala sebagai pendahuluan. Ketika lansia mengalami sakit kepala, mereka juga perlu mempertimbangkan gejala awal penyakit serebrovaskular akut, tumor otak, infeksi intrakranial, dan penyakit lainnya, dan harus pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk konsultasi dan pemeriksaan agar tidak menunda waktu pengobatan.