Pertama, tidak ada cara untuk memperbaiki endometrium karena kurangnya estrogen, sehingga menstruasi tidak bersih. Kedua, lesi endometrium, seperti polip endometrium, radang endometrium, hiperplasia endometrium atipikal, atau kanker endometrium secara klinis dapat menyebabkan menstruasi yang tidak tuntas. Ketiga, fibroid rahim, seperti fibroid interstisial besar atau fibroid submukosa, dapat memengaruhi kontraksi rahim dan oleh karena itu juga menyebabkan menstruasi yang berkepanjangan. Keempat, dalam praktik klinis, perdarahan uterus fungsional, yang sebagian besar terjadi pada wanita remaja atau menopause, dianjurkan untuk diperiksa terlebih dahulu dan kemudian diobati dengan tepat. Jika ditemukan kelainan pada endometrium atau ekogenisitas abnormal, kuretase diagnostik direkomendasikan dan pengobatan kemudian diberikan sesuai dengan diagnosis patologis.