Gejala utama kekurangan ASI pascapersalinan, yaitu kekurangan ASI, meliputi: ASI sedikit atau tidak ada sama sekali, ASI encer, kelelahan, asupan makanan yang rendah, dan sebagainya. 1. Sedikit atau tidak ada ASI: pasien tidak mengeluarkan ASI atau hanya mengeluarkan sedikit ASI. 2. ASI sedikit: ASI pasien encer. 3. Kelelahan (tidak bersemangat) dan nafsu makan yang buruk: pasien mungkin merasa mudah lelah dan memiliki nafsu makan yang buruk. 4. Kehilangan warna: wajah pasien pucat dan tidak berkilau. 5. Lidah pucat: lidah pasien berwarna lebih terang. Pasien yang menderita kekurangan ASI karena kekurangan qi dan darah setelah melahirkan dapat mengonsumsi butiran ASI, butiran laktasi, dan tablet ASI di bawah bimbingan dokter untuk mendapatkan manfaat dari qi dan menyehatkan darah (mengisi kembali qi dan darah di dalam tubuh), dan untuk meningkatkan laktasi. Namun, mual dapat terjadi setelah mengonsumsi butiran ASI; mereka yang menderita penyakit yang tidak cocok untuk menyusui tidak boleh mengonsumsi butiran ASI. Jika salah satu gejala di atas terjadi, pasien disarankan untuk pergi ke rumah sakit untuk berkonsultasi, dan tidak menggunakan obat-obatan sesuka hati, atau menggunakan pengobatan tradisional atau pengobatan lokal.