Merokok tanpa menelan juga berbahaya. Merokok tanpa menelan tidak dapat mencegah zat-zat berbahaya masuk ke dalam tubuh. Tembakau dapat masuk ke dalam paru-paru melalui saluran hidung, dan zat-zat berbahaya tersebut akan tetap berada di dalam hidung, tenggorokan, mulut, dan bagian tubuh lainnya, serta masuk ke dalam saluran cerna bersama air liur atau makanan, sehingga meningkatkan risiko penyakit saluran cerna. Tar yang terkandung dalam tembakau menyebabkan kerusakan pada mulut atau faring dan dapat meningkatkan kemungkinan terkena kanker mulut. Nikotin ditemukan di saluran hidung dan masuk ke dalam tubuh melalui nafas, meningkatkan tekanan darah dan meningkatkan denyut jantung. Untuk merokok tanpa merusak organisme, perlu untuk berhenti merokok, dan satu-satunya solusi adalah berhenti merokok. Berhenti merokok harus dilakukan di bawah bimbingan dokter profesional, dan jika ada ketidaknyamanan, dapatkan bantuan medis.