Pasien dengan tekanan darah tinggi dapat makan mie, yang tidak berpengaruh pada perubahan tekanan darah. Perkembangan hipertensi dikaitkan dengan faktor diet. Prevalensi hipertensi berkorelasi positif dengan asupan natrium rata-rata, dan asupan protein yang tinggi serta rasio tinggi asam lemak jenuh atau asam lemak jenuh terhadap asam lemak tak jenuh ganda dalam makanan juga termasuk dalam faktor peningkat tekanan darah. Mie adalah makanan kaya karbohidrat, jadi Anda bisa makan mie untuk hipertensi, tetapi Anda perlu memperhatikan fakta bahwa harus ada lebih sedikit minyak dan garam dalam proses memasak mie. Untuk pasien dengan tekanan darah tinggi, intervensi gaya hidup diperlukan: mengurangi asupan natrium, menambah garam kalium, berhenti merokok dan minum alkohol, dan mengurangi asupan lemak untuk mengontrol tekanan darah. Pasien dengan tekanan darah tinggi disarankan untuk mencari pertolongan medis tepat waktu dan harus didiagnosis dan diobati dengan tepat di bawah bimbingan dokter, minum obat secara teratur, dan memonitor tekanan darah mereka secara teratur.