Metode pemulihan untuk kerusakan lobus temporal meliputi perawatan bedah, pengobatan dan rehabilitasi. 1. Perawatan bedah: Jika kerusakan lobus temporal serius, dengan pergeseran jaringan otak yang jelas yang disebabkan oleh edema serebral atau hematoma intraserebral, dan risiko herniasi hiatus sulcus hipokampus lobus temporal, maka perawatan bedah harus dipertimbangkan secara aktif. 2. Pengobatan farmakologis: termasuk antikoagulan dan agen dehidrasi, serta obat antiepilepsi. (1) Dalam kasus kerusakan lobus temporal, jika hanya memar otak fokal dengan edema serebral ringan dan tidak ada perpindahan yang signifikan, penggunaan koagulan (misalnya trombosit, warfarin, dll.) Dan agen dehidrasi (misalnya manitol, dll.) dapat dipertimbangkan untuk menghentikan pendarahan, menurunkan tekanan intrakranial, dan mengontrol perkembangan penyakit. (2) Pasien dengan kerusakan lobus temporal sering kali memiliki gejala epilepsi yang jelas. Obat antiepilepsi seperti karbamazepin dan klonazepam harus dikonsumsi untuk mengendalikan kejang. 3. Terapi rehabilitasi: kerusakan lobus temporal memasuki masa pemulihan, kondisinya stabil, tetapi masih ada disfungsi neurologis, terapi rehabilitasi harus dilakukan, seperti rehabilitasi oksigen hiperbarik. Pasien dengan kerusakan lobus temporal yang disebabkan oleh trauma kraniocerebral, pendarahan otak, infark serebral, tumor otak dan penyakit lainnya harus segera pergi ke rumah sakit biasa untuk perawatan, dan pelatihan rehabilitasi pada tahap selanjutnya akan membantu memulihkan fungsi dan meningkatkan kualitas hidup.