Neuralgia trigeminal tidak hanya menyakitkan secara fisik, tetapi juga menyiksa mental pasien. Banyak pasien dengan neuralgia trigeminal merasa takut akan serangan yang menyakitkan setiap hari dan tidak dapat menjalani kehidupan normal. Beberapa pasien bahkan memiliki pikiran yang ringan, jadi memperhatikan kesehatan psikologis pasien, membimbing mereka untuk memahami penyakit dengan benar dan membantu mereka membangun kepercayaan diri dalam mengatasi penyakit ini adalah jaminan penting untuk pemulihan dari neuralgia trigeminal. Pasien dengan neuralgia trigeminal perlu beradaptasi dengan psikologi pemulihan dan membangun kepercayaan diri dalam hidup. Beberapa pasien neuralgia trigeminal yang sudah sembuh masih curiga dan menarik diri, karena mereka takut akan rasa sakit dan selalu khawatir penyakitnya akan kembali, sehingga mereka sensitif terhadap kelainan wajah sekecil apapun. Semua fenomena ini menunjukkan bahwa bayangan penyakit belum sepenuhnya terangkat dan pasien belum sepenuhnya pulih dari trauma psikologis yang disebabkan oleh rasa sakit sebelumnya. Pasien yang pulih dari neuralgia trigeminal harus secara aktif dirawat oleh psikiater jika kondisi ini terjadi. Pasien yang pulih dari neuralgia trigeminal dapat mengalihkan perhatian mereka melalui hobi favorit mereka atau olahraga yang sesuai, atau menghabiskan sebagian besar energi mereka untuk pekerjaan atau pekerjaan rumah tangga, dan mencoba menyesuaikan pola pikir mereka dan secara bertahap membangun kepercayaan diri mereka dalam kehidupan yang sehat dan optimis.