Gejala neuralgia trigeminal

  Neuralgia trigeminal adalah serangan nyeri parah yang berulang di dalam area distribusi saraf trigeminal. Hal ini terjadi terutama pada orang paruh baya dan lanjut usia, dan lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Rasa sakitnya sebagian besar unilateral. Episode ini sering tidak dapat diprediksi, dengan onset dan terminasi yang tiba-tiba, dan setiap episode berlangsung dari beberapa detik hingga beberapa menit, dengan interval normal. Pasien sering menggambarkan rasa sakitnya seperti robek, sengatan listrik, petir, menusuk, memotong, atau rasa sakit seperti terbakar, yang sering kali tak tertahankan, dan dalam kasus yang parah, mereka berguling-guling di tempat tidur dan memiliki pikiran untuk bunuh diri.  Perjalanan penyakit ini bisa bersifat siklis, dengan beberapa pasien mengalami episode yang berhubungan dengan iklim, sebagian besar pada musim dingin dan musim semi. Sejumlah besar pasien mulai dengan sakit gigi saja, tetapi setelah pencabutan gigi, rasa sakitnya tidak membaik dan terus berlanjut, dan rasa sakitnya secara bertahap meluas. Rasa sakit sering dipicu oleh sentuhan sekecil apa pun pada alis, mata, sisi hidung, bibir atas luar, pipi dan lidah, maka istilah “titik pemicu”. Pasien sering takut untuk mencuci muka, bercukur, menyikat gigi dan makan karena takut akan episode yang menyakitkan, yang mengakibatkan kebersihan wajah dan mulut yang buruk, kekurangan gizi secara umum, kekurusan, depresi dan suasana hati yang tertekan. Pasien yang telah menderita penyakit ini untuk waktu yang lama dapat mengalami gangguan neurotropik, seperti kekasaran kulit wajah yang terlokalisasi, kehilangan alis dan bahkan atrofi otot pengunyahan, yang secara serius memengaruhi pekerjaan dan kehidupan pasien.