Bayi mudah berkeringat biasanya karena metabolisme, suhu lingkungan yang tinggi, rakhitis, dan faktor lainnya. 1. Metabolisme yang bersemangat: kulit bayi memiliki kandungan air yang tinggi dan metabolisme yang cepat, sehingga mudah berkeringat. 2. Suhu lingkungan yang tinggi: memakaikan pakaian yang berlebihan pada bayi, pakaian yang terlalu tebal, atau tinggal di lingkungan yang bersuhu tinggi akan menyebabkan bayi mudah berkeringat. 3. Rakhitis: rakhitis disebabkan oleh kekurangan vitamin D dan kalsium pada bayi, selain berkeringat, juga akan disertai dengan kebotakan oksipital, mudah menangis di malam hari, tidur gelisah, dada ayam, corong dada, tulang rusuk ternyata dan gejala lainnya. Mungkin ada alasan lain mengapa bayi Anda mudah berkeringat, jadi kami sarankan Anda pergi ke rumah sakit tepat waktu, menyelesaikan pemeriksaan untuk menentukan penyebab penyakit, dan kemudian memberikan perawatan atau terapi yang ditargetkan di bawah bimbingan dokter.