Mulut sedikit kering, mungkin karena faktor fisiologis, seperti minum air terlalu sedikit, asupan garam yang terlalu banyak, tetapi juga bisa disebabkan oleh faktor patologis, seperti kekeringan, diabetes, serta penyakit hidung, dan sebagainya. 1. Faktor fisiologis: (1) Minum terlalu sedikit air: jumlah air yang dibutuhkan tubuh manusia untuk diminum adalah sekitar 1.000 hingga 2.000 ml per hari, dan jika jumlah asupan air terlalu sedikit, maka akan terjadi mulut kering. (2) Asupan garam yang berlebihan: Jika makanan mengandung terlalu banyak garam, mulut kering dan rasa haus juga akan terjadi, terutama karena kandungan natrium klorida yang mudah meningkatkan konsentrasi natrium darah dalam tubuh, sehingga menyebabkan peningkatan konsentrasi tekanan osmotik plasma dan membuat orang merasa mulut kering dan haus. 2. Faktor patologis: (1) Sindrom kering: penyakit autoimun, kelenjar sekresi pasien akan terpengaruh, seperti kelenjar parotis, lakrimal dan ludah, dll., sehingga mata kering, pembesaran kelenjar parotis dan mulut kering dan gejala lainnya akan terjadi. (2) Diabetes mellitus: Hal ini terutama disebabkan oleh sekresi insulin yang tidak mencukupi, yang menyebabkan peningkatan konsentrasi glukosa darah dan tekanan osmotik dalam darah, sehingga air di dalam sel akan terserap secara berlebihan, yang mengakibatkan gejala mulut kering. (3) Penyakit hidung: seperti rinitis kronis, sinusitis dan rinitis alergi, dll., yang dengan mudah menyebabkan hipertrofi kelenjar gondok di hidung dan penyumbatan pernapasan hidung, yang menyebabkan pernapasan mulut terbuka, sehingga mulut kering rentan terjadi. Selain faktor-faktor di atas, rasa haus mental, faringitis kronis, dan lain-lain juga rentan terhadap fenomena mulut kering, disarankan untuk pergi ke rumah sakit terdekat untuk melakukan pemeriksaan, untuk mengklarifikasi penyebab spesifik penyakit dan kemudian memberikan pengobatan.