Bagaimana cara mengobati neuralgia pasca-herpes?

  Dalam kondisi medis saat ini, lebih dari 30% pasien herpes zoster akan menderita neuralgia pasca herpes zoster, yang dapat berlangsung selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun, membuat penyakit ini menjadi masalah medis, yang umumnya dikenal sebagai “penyakit mayat hidup”. Fakta yang sebenarnya adalah bahwa penyakit ini dapat diobati, dan ada aturan yang harus diikuti?  Apa saja faktor yang mempengaruhi kemanjuran herpes zoster dan neuralgia pasca-herpes?  Kemanjuran pengobatan penyakit ini sangat bervariasi dari satu pasien ke pasien lainnya, dari 7-10 hari paling cepat hingga 4-6 bulan paling lama, jadi faktor apa yang mempengaruhi kemanjurannya?  (1) Usia dan konstitusi: semakin tua dan semakin lemah pasien, semakin lama pengobatannya.  (2) Suasana hati: Pasien yang cenderung marah, tidak sabar dan kurang percaya diri akan menjalani pengobatan yang lebih lama.  (3) Tidur: Tidur yang cukup meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan tidur pasien sering dipengaruhi oleh rasa sakit, sehingga pengobatannya lebih lama.  (4) Pengerahan tenaga: Pasien dengan penyakit parah harus berhenti bekerja dan beristirahat, dan pasien dengan penyakit sedang hingga ringan harus menghindari pengerahan tenaga yang berlebihan, karena hal ini akan memengaruhi kemanjuran pengobatan.  (5) Penyakit lain: Penderita herpes, terutama neuralgia pasca-herpes, sering disertai dengan penyakit kronis seperti diabetes, penyakit lambung dan penyakit jantung, yang harus diobati dengan hati-hati pada saat yang sama untuk saling melengkapi dan meningkatkan kemanjuran.  (6) Kondisi medis: Pengobatan diperpanjang untuk semua pasien dengan neuralgia pasca-herpes selama lebih dari tiga bulan dan setidaknya satu setengah bulan untuk pasien dengan neuralgia pasca-herpes selama lebih dari dua tahun.  (7) Waktu konsultasi dan pengobatan: Semakin awal waktu konsultasi, semakin baik hasilnya.  (8) Iklim dan jam biologis: Ketika iklim berubah dengan kuat, kekebalan tubuh menurun dan rasa sakit memburuk, pasien tidak boleh gugup, jika tidak, kemanjuran pengobatan juga akan terpengaruh.  Ada juga hubungan antara jam biologis manusia dan kemanjuran pengobatan, secara medis dikenal sebagai “pengenalan virus”, umumnya tubuh manusia sekitar jam 4 sore dan sekitar jam 3 sore pada malam hari kekebalan tubuh rendah, virus akan memanfaatkan kesempatan untuk membuat masalah, efek pengobatan pada saat ini adalah baik.  Mengapa penderita herpes zoster mengalami efek samping? Apa yang bisa dilakukan?  Penyebab utama neuralgia pasca-herpes adalah penghancuran serabut tebal kulit luar dari tali saraf oleh virus herpes, diikuti oleh sisa virus yang tidak hadir secara teratur.  Ketiga, mengapa sebagian orang mengalami gejala sisa dan sebagian lainnya tidak?  Hal ini terkait dengan faktor-faktor berikut ini.  (i) Jenis herpes: Herpes zoster dari jenis lepuh besar dan jaringan parut (yaitu herpes vulgaris) cenderung meninggalkan gejala sisa. Kedua jenis herpes ini lebih mudah diobati karena periode pengerasan kulit yang lama, di mana virus merajalela dan dapat sangat merusak serabut saraf perifer, mengakibatkan neuralgia pasca-herpes setelah kerak jatuh.  (ii) Usia dan konstitusi: Pasien yang berusia di atas 60 tahun dan memiliki banyak penyakit serta sistem kekebalan tubuh yang rendah, kemungkinan besar akan mengalami gejala sisa.  (iii) Metode dan waktu pengobatan: Siapa pun yang menggunakan metode konvensional dan tidak diobati tepat waktu rentan terhadap gejala sisa, sementara pasien yang diobati tepat waktu dengan Xie’s Herpes Ling tidak meninggalkan gejala sisa.  (d) Apa yang harus dilakukan setelah gejala sisa muncul?  Metode berikut harus diadopsi: (a) Pengobatan neuralgia pasca-herpes dengan injeksi peri-jarum sangat efektif, dan metode spesifik dapat dikonsultasikan di rumah sakit kami (Departemen Dermatologi, Rumah Sakit Afiliasi Ketiga Universitas Kedokteran Selatan).  (ii) Pengobatan dengan iradiasi lokal dengan laser helium-neon.  (iii) Doksepin oral 25mg tid atau karbamazepin 0,2 tid. (iv) Timopentin 1mg + vitamin B12 0,5mg injeksi intramuskular sekali sehari.  (v) Simetidin 0,2 tid. (vi) Prednison 15-30mg sekali sehari (jika tidak ada kontraindikasi).  Pandangan yang berlaku dalam profesi medis bahwa “tidak ada solusi yang efektif untuk penyakit ini” sangat salah dan berbahaya!  Mengapa saya harus menghindari penggunaan panas pada sirap?  Banyak orang dengan herpes zoster sering menggunakan air panas pada lepuh mereka untuk mendapatkan perbaikan cepat ketika mereka belum diobati, tetapi ini sebenarnya tidak boleh dilakukan. Virus herpes zoster adalah pemakan saraf. Kompres panas menyebabkan mikrovaskulatur di sekitarnya berdarah, yang kondusif bagi kelangsungan hidup virus. Ini adalah alasan penting mengapa banyak pasien tidak sembuh dalam waktu yang lama. Prinsip pengobatan Tiongkok dalam mengobati neuralgia pasca-herpes adalah: Pertama, hentikan pendarahan dan dinginkan darah. Membersihkan panas dan mendetoksifikasi toksin. Menghentikan rasa gatal dan nyeri. Keempat, memperbaiki saraf. Dengan aplikasi topikal obat Tiongkok, obat dapat sepenuhnya diserap secara transdermal, yang dapat memungkinkan obat mencapai lesi secara langsung dan secara signifikan dapat mempersingkat waktu pelepasan virus dan memungkinkan kulit yang rusak untuk sembuh dengan cepat.