Sperma yang lemah dapat membuat seorang wanita hamil, tetapi kemungkinan kehamilannya sangat berkurang karena motilitas sperma yang rendah, tetapi masih memungkinkan untuk hamil. Penyebab penyakit ini sangat kompleks, dan dengan pengobatan yang ditargetkan, motilitas sperma masih dapat ditingkatkan, dan teknik reproduksi berbantu juga dapat digunakan.
Sperma yang lemah adalah penyebab umum infertilitas pria. Tes air mani rutin menunjukkan tingkat motilitas maju kurang dari 32 persen, yang biasanya mengurangi kualitas dan kelangsungan hidup sperma pasien, sehingga memperkecil kemungkinan seorang wanita untuk hamil secara alami.
Penyebab sperma yang lemah dapat mencakup gangguan endokrin, infeksi bakteri patogen, varikokel, faktor genetik, faktor lingkungan, paparan pekerjaan, kekurangan mikronutrien, adanya antibodi antisperma, dan gaya hidup yang buruk. Setelah pemeriksaan dan ditemukannya sperma yang lemah, pasien harus segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengklarifikasi penyebab penyakit dan kemudian mengobatinya secara agresif.