Bagaimana cara mengobati PTSD?

Banyak penelitian nasional dan internasional sebelumnya telah menunjukkan bahwa norepinefrin memainkan peran penting dalam emosi negatif (misalnya kemarahan dan kesedihan) dan gejala gairah (panik, hiperarousal, kilas balik, dan ingatan yang mengganggu) pada pasien PTSD, dan meningkatkan pengkodean rasa takut yang terkondisikan dan ingatan emosional. Prenalol memiliki masa depan yang lebih menjanjikan sebagai penghambat β norepinefrin dalam pencegahan dan pengobatan gangguan ini. Sebuah studi eksperimental dilaporkan oleh Dr Hampton dalam Journal of the American Medical Association pada bulan Agustus 2015. Studi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kadar norepinefrin pada tikus selama stres dapat mengubah fungsi korteks prefrontal medial, yang menyebabkan gangguan penghilangan rasa takut dan kemungkinan perkembangan gangguan stres pascatrauma. Eksperimen menunjukkan bahwa stimulasi kaki listrik pada tikus menginduksi respons rasa takut terkondisi yang mengubah laju penembakan neuron di area prelimbik (PL) dan limbik inferior (IL) di korteks prefrontal medial (mPFC), area yang terlibat dalam ekspresi dan penghilangan rasa takut. Tim juga menemukan bahwa propranolol, antagonis reseptor β noradrenergik, dapat mengembalikan keseimbangan antara aktivitas PL dan IL sehingga membalikkan defisit fungsional dalam mPFC dan mendorong penghapusan rasa takut. Para peneliti berhipotesis bahwa mekanisme kerja propranolol dalam pengobatan PTSD melibatkan pemulihan fungsi otak prefrontal dan pasien mendapatkan manfaat dari obat ini dengan cepat setelah kejadian traumatis. Ada sejumlah besar obat yang saat ini digunakan dalam pengobatan PTSD, terutama ansiolitik benzodiazepin, antidepresan, antipsikotik atipikal, dan antikonvulsan. Propranolol dosis rendah juga telah berhasil digunakan dalam penanganan demam panggung dan kecemasan perilaku, karena obat ini memodulasi representasi kognitif tubuh dan stres. Namun, pemahaman yang lebih baik mengenai mekanisme kerja obat ini diperlukan oleh berbagai peneliti untuk menggunakan propranolol dengan lebih baik dalam pengobatan gangguan stres pascatrauma.