Gejala influenza A termasuk demam, batuk, sakit tenggorokan, nyeri tubuh, sakit kepala, menggigil dan kelelahan, dll. Pengobatannya meliputi pengobatan seperti oseltamivir fosfat dan zanamivir, pengobatan simtomatik, dan meningkatkan istirahat. Influenza A adalah penyakit infeksi saluran pernapasan akut, di mana sebagian besar subtipe yang terinfeksi adalah virus influenza H1N1, dan populasinya umumnya rentan dan sangat menular. Gejalanya terutama mencakup gejala influenza seperti demam, batuk, sakit tenggorokan, nyeri badan, sakit kepala, menggigil dan kelelahan, serta mungkin juga ada diare atau muntah, nyeri otot atau kelelahan, dan kemerahan pada mata. Menurut “Influenza A (H1N1) Diagnosis and Treatment Programme (2009)”, obat antivirus tidak dianjurkan untuk pasien dengan influenza A ringan yang berlangsung singkat. Pengobatan antipiretik dan antitusif simtomatik lebih dianjurkan, serta memperbanyak istirahat. Untuk kelompok berisiko tinggi seperti wanita hamil, anak-anak, orang dengan penyakit yang mendasari, dan orang tua, yang cenderung mengembangkan kasus yang parah, disarankan agar obat antivirus seperti oseltamivir fosfat dan zanamivir digunakan secara aktif. Pencegahan utama influenza A, terutama untuk kelompok berisiko tinggi, disarankan untuk menghindari pergi ke tempat-tempat di mana orang berkumpul, memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan sesering mungkin, dan mencari perawatan medis segera setelah Anda mencurigai bahwa Anda telah terinfeksi. Obat harus digunakan di bawah bimbingan seorang profesional medis, dan tidak boleh digunakan sendiri.