Serangan spondilosis serviks akan disertai dengan rasa sakit, aktivitas tulang belakang leher yang terbatas, pusing dan gejala lainnya dapat dilakukan pengobatan umum, terapi obat, fisioterapi. 1. Pengobatan umum: ketika spondilosis serviks menyerang sebaiknya istirahat di tempat tidur, kurangi aktivitas leher, hindari sering menunduk, bantal jangan terlalu tinggi. Perhatikan agar leher tetap hangat. 2. Pengobatan: Jika disertai dengan nyeri leher, Anda dapat mengonsumsi obat penghilang rasa sakit non-steroid oral, seperti tablet natrium diklofenak extended-release atau tablet ibuprofen extended-release, Anda juga dapat mengonsumsi obat relaksasi otot oral, seperti kotrimoksazol. Jika disertai pusing, Anda dapat mengonsumsi kapsul Difenidol atau Flunarizine oral. 3. Fisioterapi: pijat, kompres panas, elektro-fisioterapi denyut nadi frekuensi menengah, atau traksi serviks dapat dilakukan. Jika spondilosis serviks kambuh lagi, kompresi tulang belakang leher pada saraf perlu dilakukan pembedahan invasif minimal. Obat-obatan di atas harus digunakan di bawah bimbingan dokter, hindari pengobatan sendiri.