Apa saja gejala sembelit pada bayi

Sembelit pada bayi bermanifestasi sebagai penurunan jumlah buang air besar pada bayi, perubahan sifat tinja, kesulitan buang air besar, dan gejala lainnya. 1. Berkurangnya frekuensi buang air besar: frekuensi buang air besar bayi yang normal adalah satu hingga dua kali sehari, ketika terjadi sembelit, frekuensi buang air besar bayi berkurang secara signifikan. 2. Perubahan sifat feses: feses bayi yang disusui berbentuk pasta encer, feses bayi yang diberi susu formula berbentuk pasta, feses bayi yang diberi MPASI berwarna kuning seperti tanah yang mendekati warna feses orang dewasa, ketika terjadi sembelit, feses bayi akan menjadi keras dan kering, mungkin disertai darah. 3. Kesulitan buang air besar: tinja keras dan kusut, mengakibatkan tinja tidak mudah dikeluarkan, dan bayi akan menangis karena kesakitan saat buang air besar. Bila bayi Anda mengalami gejala-gejala di atas, Anda dapat minum lebih banyak air dan melakukan perawatan ilmiah dan wajar di bawah bimbingan dokter profesional.