Penyebab kalsifikasi Tumor ganas kelenjar tiroid disebabkan oleh pertumbuhan sel kanker yang cepat dan proliferasi pembuluh darah dan jaringan fibrosa dalam tumor, yang dapat dengan mudah menyebabkan kalsifikasi akibat pengendapan garam kalsium. Selain itu, kalsifikasi juga bisa disebabkan oleh sekresi zat seperti glikoprotein dan mukopolisakarida oleh tumor itu sendiri. Kalsifikasi kelenjar tiroid dapat terjadi pada nodul ganas maupun nodul jinak, tetapi kemungkinan kalsifikasi pada nodul ganas lebih tinggi, berkisar antara 26% hingga 54% pada nodul ganas dan 8% hingga 32% pada nodul jinak. Pengetikan kalsifikasi pada USG ① Mikrokalsifikasi: beberapa titik ekogenik yang kuat (kurang dari 2 m m ), dalam kelompok atau tersebar, dengan atau tanpa bayangan akustik. Bila terdapat mikrokalsifikasi dan kalsifikasi kasar dalam nodul, nodul diklasifikasikan sebagai tipe mikrokalsifikasi. (ii) Kalsifikasi kasar: titik ekogenik kuat yang lebih besar dari 2 mm di dalam nodul, dengan bayangan akustik. (iii) Kalsifikasi perifer: kalsifikasi kasar yang mengelilingi nodul dalam bentuk melingkar atau melengkung. (iv) Bintik kalsifikasi terisolasi: kalsifikasi kasar tunggal tanpa nodul tiroid di sekitarnya. Hubungan antara kalsifikasi dan nodul jinak dan ganas Mikrokalsifikasi sering dianggap sebagai indikator yang paling dapat diandalkan untuk diagnosis kanker tiroid dan pada dasarnya mencerminkan ‘badan pasir’ patologi. Sandy bodies adalah ciri khas kanker tiroid papiler dan juga dapat dilihat pada kanker tiroid folikuler, gondok nodular, adenoma folikuler dan tiroiditis limfositik kronis. Kalsifikasi perifer, kalsifikasi kasar dan kalsifikasi terisolasi biasanya dianggap sebagai indikator tumor tiroid jinak dan terlihat pada kondisi jinak seperti adenoma tiroid dan gondok nodular, tetapi ketiganya juga dapat terjadi pada nodul ganas. Kesimpulannya, kalsifikasi pada USG adalah indikator spesifik kanker tiroid, tetapi tidak selalu berarti bahwa kalsifikasi itu ganas.