Jeruk yang dikukus dengan garam tidak dapat menghentikan batuk, pasien dengan batuk sedang makan jeruk kukus garam dapat ditambahkan untuk organisme. Batuk dapat disebabkan oleh batuk alergi, infeksi saluran pernapasan bagian atas, dilatasi bronkial, dll., Perlu minum obat, perawatan bedah untuk penyebabnya.
Jeruk termasuk makanan, makanan tidak memiliki khasiat dan efek obat, sehingga jeruk yang diberi garam mengepul tidak memiliki efek batuk. Pasien batuk biasanya moderat dengan jeruk kukus garam untuk dimakan, bisa untuk tubuh melengkapi nutrisi yang dibutuhkan.
Untuk batuk alergi yang disebabkan oleh batuk, perlu menggunakan di bawah bimbingan dokter kodein, Folcodine dan penekan batuk sentral lainnya, serta loratadine, cetirizine dan antihistamin lainnya.
Jika batuk disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan atas, obat penekan batuk seperti dekstrometorfan dan pentoksiverin perlu digunakan sesuai resep dokter. Selain itu, untuk batuk yang disebabkan oleh dilatasi bronkus, antibiotik seperti amoksisilin dan roksitromisin harus digunakan di bawah bimbingan dokter. Beberapa pasien dengan gejala yang parah perlu menjalani embolisasi arteri bronkial.
Jeruk menaruh uap garam tidak memiliki efek batuk, disarankan agar pasien perlu batuk tepat waktu untuk menemui dokter, dokter akan menjadi penyebab batuk pasien untuk memilih tindakan yang ditargetkan untuk pengobatan. Selain itu, penderita batuk perlu minum lebih banyak air, diet perlu makan makanan yang ringan dan mudah dicerna, kurangi makan cabai, lada, mustard, dan makanan pedas dan merangsang lainnya.