Apa yang harus dilakukan jika lansia mengalami lebih dari diare

Gejala diare yang menetap pada lansia dapat diobati secara simtomatis melalui pengobatan dan pencegahan. Penyakit infeksi pada saluran pencernaan adalah penyebab umum diare, sehingga tes tinja dan darah dapat digunakan untuk mengidentifikasi jenis bakteri tertentu yang bertanggung jawab. Pengobatan anti-infeksi kemudian dapat dilakukan dengan antibiotik yang ditargetkan, seperti roxithromycin, benzilpenisilin, dan cefuroxime. Obat ini dapat dikombinasikan dengan obat anti-diare dan astringen serta probiotik, seperti pelet enteritis, pil lambung dan usus, serta tablet Bacillus subtilis. Jenis obat di atas tidak hanya dapat meredakan gejala diare, tetapi juga memperbaiki lingkungan pencernaan dan memperkuat kekebalan saluran pencernaan. Pasien harus mencoba memilih makanan yang ringan dan mudah dicerna seperti bubur millet, sup nasi dan mie dalam makanan sehari-hari, yang akan berdampak positif untuk mempercepat pemulihan.