Obstruksi dada dapat disebabkan oleh penyakit obstruksi jalan napas, penyakit paru-paru, efusi pleura, kelainan perkembangan dan faktor lainnya. 1. Penyakit obstruksi jalan napas: benda asing atau tumor di luar jalan napas menekan jalan napas, yang dapat menyebabkan obstruksi jalan napas, dan gejala obstruksi dada dapat muncul. 2. Penyakit paru-paru: pneumonia, tuberkulosis, penyakit paru obstruktif kronik, dilatasi bronkus, penyakit paru-paru interstisial, dll. dapat menyebabkan sesak napas dan sesak dada serta gejala lainnya. 3. Efusi pleura: efusi pleura dan penyakit pleura lainnya juga dapat menyebabkan sesak napas dan sesak dada. 4. Kelainan perkembangan: Bila disertai dengan penyakit seperti skoliosis posterior dan ankylosing spondylitis, dada dapat tertekan karena kelainan struktural, yang mengakibatkan sesak dada. 5. Lainnya: Bila terdapat asites dalam jumlah besar, distensi abdomen yang parah, kelumpuhan diafragma, dan lain-lain, hal ini juga dapat menyebabkan gejala penyumbatan dada. Ketika dada tersumbat, Anda harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, di bawah bimbingan spesialis untuk secara aktif melakukan perawatan yang tepat, yang akan membantu meringankan gejala yang tidak nyaman sesegera mungkin.