Glioma otak terkait dengan faktor genetik, radiasi pengion, infeksi virus, dll. Disarankan agar mereka yang telah didiagnosis dengan penyakit ini secara aktif bekerja sama dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan. Glioma adalah sejenis tumor ganas intrakranial yang berasal dari sel glial, dan terutama dianggap terkait dengan faktor genetik, misalnya pasien dengan neurofibromatosis, sklerosis tuberkulosis, dan sebagainya cenderung mengembangkan glioma. Bagi sebagian orang yang terpapar radiasi pengion dalam jangka panjang, infeksi sitomegalovirus, dan mereka yang berusia lebih tua, mereka cenderung mengembangkan glioma. Glioma sulit disembuhkan, mudah kambuh dan memiliki prognosis yang buruk, serta dapat menimbulkan gejala seperti sakit kepala, gangguan penglihatan, gangguan motorik, gangguan sensorik, dll. Oleh karena itu, mereka yang didiagnosis menderita penyakit ini harus secara aktif bekerja sama dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan. Perawatan klinis terutama didasarkan pada kraniotomi, dan radioterapi juga dapat digunakan setelah operasi untuk mengontrol perkembangan penyakit dan memperbaiki gejala ketidaknyamanan. Disarankan agar orang yang didiagnosis dengan glioma harus menyesuaikan pola pikir mereka dan secara aktif bekerja sama dengan dokter, dan mereka juga harus berkonsultasi dengan dokter secara teratur setelah operasi untuk memantau perubahan kondisi mereka. Mereka juga harus menghindari paparan radiasi pengion dalam kehidupan sehari-hari, dan harus melakukan olahraga yang tepat untuk meningkatkan kebugaran fisik dan mencegah infeksi virus dan bakteri serta patogen lainnya.