Metode kontrasepsi darurat yang umum digunakan adalah pil kontrasepsi darurat, yang umumnya terdiri dari levonorgestrel dan mifepristone.
1. Levonorgestrel: termasuk dalam pil kontrasepsi darurat pagi hari, umumnya dalam waktu 72 jam setelah senggama tanpa kondom untuk mengambil tablet pertama, setelah 12 jam untuk mengambil tablet kedua. Levonorgestrel mampu mengubah ketebalan membran rahim, mencegah sperma masuk ke dalam rahim dan mencapai tujuan kontrasepsi.
2. Mifepristone: juga minum 1 tablet dalam waktu 72 jam setelah berhubungan intim. Mengonsumsinya selama paruh pertama siklus menstruasi dapat menghambat ovulasi, dan mengonsumsinya selama paruh kedua siklus menstruasi dapat menyebabkan lapisan rahim rontok, yang juga dapat berperan dalam kontrasepsi.
Pil kontrasepsi darurat tidak memberikan kontrasepsi 100% dan sangat berbahaya bagi tubuh, jadi yang terbaik adalah tidak mengonsumsinya lebih dari dua kali setahun. Jika Anda tidak ingin memiliki anak, yang terbaik adalah menggunakan kondom atau alat kontrasepsi lain yang aman.