Ada beberapa alasan mengapa wanita hamil tidak boleh mengonsumsi akar manis selama kehamilan: pertama, selama kehamilan, ketika rahim terus tumbuh, ia menekan saraf di kaki, mengakibatkan edema di tungkai dan kaki, dan akar manis memiliki efek melembabkan, jadi jika wanita hamil mengonsumsinya, itu akan menyebabkan edema yang lebih serius, jadi mereka tidak boleh mengonsumsinya. Kedua, akar manis juga mengandung zat aktif unik yang dapat meningkatkan sekresi prostaglandin dalam tubuh wanita hamil, dan zat tersebut dapat menyebabkan kontraksi jika dikeluarkan secara berlebihan, sehingga konsumsi akar manis oleh wanita hamil selama kehamilan dapat menyebabkan keguguran. Ketiga, mengonsumsi akar manis selama kehamilan dapat dengan mudah menyebabkan peningkatan tekanan darah, sehingga wanita hamil dengan trigliserida selama kehamilan tidak boleh mengonsumsinya. Keempat, akar manis adalah ramuan tonik yang dapat melembabkan paru-paru dan menghentikan batuk serta mendetoksifikasi tubuh. Jika seorang wanita hamil mengalami sakit gigi, bengkak atau sakit tenggorokan selama kehamilan, ia dapat mengkonsumsinya dalam jumlah kecil yang sesuai.