Tingkat kesembuhan azoospermia karena penyebab yang berbeda berbeda. Misalnya, pasien dengan azoospermia obstruktif, di mana tubuh dapat memproduksi sperma tetapi ada masalah dengan saluran keluaran sperma, dapat menghilangkan obstruksi dengan pembedahan dan sperma dapat muncul kembali dalam air mani dan pembuahan alami akan segera mungkin terjadi. Sebaliknya, azoospermia non-obstruktif, sebagian besar disebabkan oleh berbagai penyebab gangguan produksi sperma, yang bisa lebih sulit diobati dan pada dasarnya tidak dapat disembuhkan jika fungsi produksi sperma telah gagal total.
Fokus utama pengobatan azoospermia adalah mengidentifikasi penyebabnya dan memilih metode yang tepat untuk mencapai kesembuhan. Bahkan jika pengobatan atau pembedahan tidak berhasil, sekarang ada teknik reproduksi berbantuan. Secara keseluruhan, sangat penting untuk mengambil pendekatan multidisiplin untuk pengobatan azoospermia, dengan diagnosis yang jelas.